Tahukah Anda
?
Plastik dan
Bahaya Kebakaran
Plastik terbentuk dari monomer
yang membentuk polimer. Plastik memgandung zat plastik dan zat non
plastik yang di sebut zat aditif. Bahan aditif tersebut berupa zat-zat
dengan berat molekul rendah seperti yang berfungsi sebagai antioksidan,
pewarna, penyerap sinar dan masih banyak yang lain. Plastik dan bahan sintesis
sejenisnya mudah terbakar. Akibatnya, ancaman terjadinya kebakaran pun
meningkat.Kebakaran menyebabkan banyak kesengsaraan bagi umat manusia, baik
karena harta bendanya musnah, terluka, atau bahkan menjadi korban.
Asap hasil pembakaran bahan plastik sangat berbahaya karena mengandung gas-gas beracun seperti hidrogen sianida(HCN) dan karbon monoksida(CO). Hidrogen sianida berasal dari polimer berbahan dasar akrilonitril, sedangkan karbon monoksida sebagai hasil pembakaran tak sempurna.Salah satu jenis zat yang sangat berbahaya dalam kandungan gas sisa pembakaran plastik adalah dioksin yang bersifat karsinogen atau menimbulkan kanker. Efek samping dioksin terhadap binatang adalah perubahan sistim hormon, perubahan pertumbuhan janin, menurunkan kapasitas reproduksi, dan penekanan terhadap sistim kekebalan tubuh.
Asap hasil pembakaran bahan plastik sangat berbahaya karena mengandung gas-gas beracun seperti hidrogen sianida(HCN) dan karbon monoksida(CO). Hidrogen sianida berasal dari polimer berbahan dasar akrilonitril, sedangkan karbon monoksida sebagai hasil pembakaran tak sempurna.Salah satu jenis zat yang sangat berbahaya dalam kandungan gas sisa pembakaran plastik adalah dioksin yang bersifat karsinogen atau menimbulkan kanker. Efek samping dioksin terhadap binatang adalah perubahan sistim hormon, perubahan pertumbuhan janin, menurunkan kapasitas reproduksi, dan penekanan terhadap sistim kekebalan tubuh.

0 Response to "Plastik dan Bahaya Kebakaran"
Post a Comment